July 17, 2024
Home » Tugas Berat di Sevilla, Ini Alasan Jorge Sampaoli Mau Kembali Tangani Los Nervionenses
Jorge Sampaoli, Pelatih Baru Sevilla di Liga Spanyol - Copyright © sevillafc.es

Jorge Sampaoli, Pelatih Baru Sevilla di Liga Spanyol - Copyright © sevillafc.es

TRANSFERBOLA.COM – Pelatih asal Argentina, Jorge Sampaoli mengatakan bahwa dirinya setuju kembali ke Sevilla berkat permintaan dewan direksi.

Sampaoli sebelumnya melatih klub Ligue 1, Olympique Marseille. Ini adalah kali kedua dirinya menangani Sevilla.

Baca Juga: Manchester United Tak Sia-sia, Ini 5 Transfer Terbaik di Premier League Musim 22/23

Pada jumpa pers dirinya mengatakan, “saya datang karena orang yang mempekerjakan saya pada saat itu adalah orang yang sama yang datang menemui saya sekarang.

“Saya memiliki banyak kepercayaan pada orang-orang itu,”

Kembali menukangi klub lamanya, tugas Jorge Sampaoli terbilang berat lantaran harus mengembalikan performa Sevilla yang sempat menurun awal musim ini.

Saat masih dilatih Julen Lopetegui, Los Nervionenses memang tampil kurang impresif dengan hanya catatkan satu kemenangan dan menelan empat kekalahan di Liga Spanyol.

Baca Juga: Transfer Kejutan! Raksasa Liga Turki Siap Beri Tawaran Gila Untuk Gaet Ronaldo

Meski sulit, namun Jorge Sampaoli tetap merasa yakin dirinya bisa mengembalikan semangat anak asuhnya dan mengakhiri tren negatif yang dirasakan Sevilla.

“Meskipun idealnya seorang pelatih harus datang dengan jarak beberapa hari sebelum kompetisi dimulai, tetapi sepakbola tidak memberi anda kemungkinan untuk memilih momen.” Lanjut Sampaoli.

“Ini adalah tantangan yang suit, sama sulitnya dengan Marseille yang awalnya kacau balau.

Baca Juga: Sudah Capai Kesepakatan, Munchen Malah Siap Tikung Chelsea Untuk Gaet The Next Henry

“Tapi karena semuanya berubah dengan sangat cepat, saya tidak takut menghadapi kenyataan ini, bagi saya ini adalah kesempatan untuk berubah,”

“Tim telah kehilangan kepercayaan diri dan harus segera kembali ketempat yang membuat kelompok pemain yang sama ini berada di puncak.

“Kita harus keluar dari garis negatif yang menimbulkan rasa tidak aman dan ketakutan ini. Kami tahu kami memiliki pesepakbola yang baik untuk mengubah cerita itu,” tutup sang pelatih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.